Calon Jemaah Haji Tertua Di Sulsel 102 Tahun, Termuda 17 Tahun
Hamim Pou (Foto: Ajis Halid/detikcom)Jakarta -Bupati Bone Bolango, Gorontalo, Hamim Pou menyesalkan agresi penjarahan lampu yang dipasang di pagar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila. Ia menegaskan lampu-lampu itu merupakan aset negara.
"Kita prihatin dan menyesalkan. Lampu-lampu ini ialah aset negara, aset rakyat untuk pelayanan masyarakat. Rumah sakit ini melayani masyarakat, termasuk keluarga penjarah-penjarah lampu penerangan itu," kata Hamim dikutip dari Antara, Sabtu (15/6/2019).
Hamim meminta penjarah lampu mengembalikannya ke RSUD Toto Kabila. Hamim mengingatkan bahwa RSUD Toto Kabila melayani masyarakat.
Jika lampu-lampu itu tidak dikembalikan penjarah, Hamim mendorong supaya RSUD Toto Kabila melaporkan ke polisi. Ia juga meminta supaya pengamanan di sekitar lokasi RSUD ditingkatkan. Dia menyebut pihaknya akan melibatkan anggota Satpol PP Bone Bolango atau polisi.
"Saya sudah perintahkan kepada Direktur RSUD Toto Kabila untuk melapor ke polisi, dan meningkatkan penjagaan," ucap Hamim.
Sementara itu, Direktur RSUD Toto Kabila dr. Serly Daud menyampaikan gres mengetahui agresi penjarahan lampu-lampu penerangan yang terpasang di atas pagar tembok gedung VIP. Alasannya, gedung VIP itu masih dalam tahap pembangunan.
"Kita jarang ke belakang ke gedung VIP, sehabis tamat pembangunan gedung VIP-nya gres kita tahu lampu-lampu penerangan yang terpasang di atas pagar tembok sudah tidak ada," kata Serly Daud.
Serly menyebutkan kerugian yang dialami pihak RSUD Toto Kabila jawaban penjarahan lampu yang berjumlah tujuh buah itu sekitar Rp10 juta. "Aksi penjarahan ini, rencananya aka kita laporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Tilongkabila," ucapnya.

Belum ada Komentar untuk "Calon Jemaah Haji Tertua Di Sulsel 102 Tahun, Termuda 17 Tahun"
Posting Komentar