Tekan Biaya Logistik, Kemenhub Rencanakan Pengembangan Daerah Khusus
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)Makassar -Kantor Wilayah Agama (Kanwil) Sulsel kembali membuka registrasi haji bagi masyarakat. Puluhan ribu warga telah masuk daftar tunggu dan yang terlama yakni menunggu selama 41 tahun.
"Daftar tunggu paling usang ada di Pangkep dengan usang 41 tahun," kata Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Kanwil Agama Sulsel Saifuddin dikala dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/9/2019).
Saifuddin menjelaskan lamanya daftar tunggu di Sulsel disebabkan jumlah kuota haji yang terbatas dan banyaknya warga yang antre untuk berangkat ke tanah suci.
Dia mencontohkan, kalau seseorang yang tinggal di tempat Pangkep mendaftar dikala umur 20 tahun dikala ini, beliau akan berangkat ke Mekah pada puluhan tahun yang akan datang.
"Artinya, itu orang yang mendaftar akan berangkat 41 tahun akan datang. Artinya kalau umurnya 20 tahun mendaftar, beliau berangkat umur 60 tahun nanti," terangnya.
Namun setiap tempat mempunyai masa tunggu yang berbeda di Sulsel.
Tiap tempat berbeda masa tunggunya, tergantung jumlah orang yang mendaftar. Masa tunggu paling cepat yakni 19 tahun. Berikut ini daftar tunggu haji setiap kabupaten di Sulsel:
1. Bantaeng 34 Tahun
2. Barru 35 Tahun
3. Bone 39 Tahun
4. Bulukumba 32 Tahun
5. Enrekang 38 Tahun
6. Gowa 33 Tahun
7. Jeneponto 22 Tahun
8. Luwu 33 Tahun
9. Luwu Timur 19 Tahun
10. Luwu Utara 23 Tahun
11. Maros 30 Tahun
12. Pangkep 41 Tahun
13. Pinrang 34 Tahun
14. Selayar 22 Tahun
15. Sidrap 30 Tahun
16. Sinjai 25 Tahun
17. Soppeng 40 Tahun
18. Takalar 29 Tahun
19. Tana Toraja 34 Tahun
20. Toraja Utara 19 Tahun
21. Wajo 22 Tahun
22. Makassar 21 Tahun
23. Palopo 26 Tahun
24. Parepare 24 Tahun
Belum ada Komentar untuk "Tekan Biaya Logistik, Kemenhub Rencanakan Pengembangan Daerah Khusus"
Posting Komentar