Pimpinan Pesantren Di Gorontalo Diduga Cabuli 13 Santriwati
Foto: Pemkot TangerangTengerang -Anugerah Media Humas Indonesia (AHI) 2019 resmi ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada manusia humas yang berprestasi dan menginspirasi, bertempat di Balai Kota Tangerang, Jumat (30/8/2019). Sebagai tuan rumah, Kota Tangerang berhasil memboyong total 8 penghargaan diantaranya Aplikasi Pelayanan Informasi Terinovatif (Silver), Website Pelayanan Informasi Terinovatif (Silver).
Kemudian Ruang Pelayanan Informasi Publik Terinovatif (Gold), Pengelolaan dan Penyajian Informasi Publik (Silver), Best Leader Supporting PR dan Communication (Gold), Best City Branding (Silver), Terpopuler di Media Online 2019 dan Platinum AHI 2019 Kategori Pemerintah Daerah.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bimbingan dari PR Indonesia selama ini. Dengan penghargaan yang diterima, Wali Kota berharap sanggup memotivasi semua elemen yang terlibat untuk bisa bekerja lebih baik lagi dalam memberikan program-program pemerintah.
Terkait penghargaan kategori Best Leader Supporting PR dan Communication (Gold) yang diterima olehnya, Arief merasa penghargaan tersebut lebih layak untuk rekan-rekan Humas dan Kominfo. Keberhasilan ini pun, diharapkan Arif sanggup memotivasi rekan-rekan Humas dan Kominfo untuk terus melaksanakan inovasi, berbagi komunikasi dengan masyarakat.
Terus berinovasi
Arief menegaskan, penghargaan yang diraih Kota Tangerang akan memacu teman-teman Humas dan Kominfo dalam memperlihatkan terobosan sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dan berperan dalam pembangunan daerah. Menurut Arief, salah satu indikator keberhasilan pembangunan tempat bisa terlihat dari penemuan pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Konsep Smart City yang mulai dijalankan pemkot Tangerang semenjak awal tahun 2016 melalui pembuatan Tangerang LIVE Room dan sejalan dengan visi Tangerang LIVE yang merupakan singkatan dari Liveable, Investable, Visitable, dan E-City berbasis teknologi.
Di bawah kepemimpinannya, Kota Tangerang terus memperbaiki diri. Kota yang dulunya dikenal sebagai Kota Industri itu sekarang sedang dalam perjalanannya menuju Kota Seribu Industri Sejuta Jasa. Dengan semangat Tangerang LIVE, kota paling strategis di Indonesia yang setiap harinya kedatangan 6,6 juta orang hilir pulang kampung di Bandara Internasional Soekarno Hatta tersebut tumbuh dinamis dan makin menarik.
"Konsep Tangerang LIVE yang telah berkembang lima tahun ini telah memperlihatkan beberapa hasil yang sanggup dinikmati khususnya untuk warga Kota Tangerang," ucap Arief dalam aktivitas pembukaan yang berlangsung di hotel Allium, Kota Tangerang.
Lebih jauh, Arief mengatakan, untuk menyebarluaskan program-program pemerintah tentunya dibutuhkan beberapa taktik biar keberhasilan suatu aktivitas sesuai dan sempurna sasaran.
"Strategi Pemkot Tangerang melalui banyak sekali media baik cetak, elektronik maupun online. Kunci keberhasilan dimana seluruh unsur kehumasan bisa bersinergi memberikan aktivitas pemerintah," sambungnya.
Humas Tangerang jadi role model
Sementara itu, Founder sekaligus CEO PR Indonesia Asmono Wikan mengatakan, lahirnya Anugerah Humas Indonesia (AHI) berawal dari dorongan biar humas pemerintah terus berkembang. Hingga akhirnya, humas menjadi fungsi strategis administrasi bagi instansinya masing-masing. Anugerah Humas Indonesia dihadiri oleh 27 Institusi, ibarat Kupang, Makassar, Bone, Jogja, Semarang, Lombok, Pasuruan, dan masih banyak lagi.
Asmono memberikan terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah karena harapan kehumasan yang sudah diterapkan di Kota Tangerang. Sehingga tak berlebihan jikalau Humas Pemkot Tangerang jadi role model bagi tempat lain.
"Kota Tangerang aktif dalam kegiatan lintas kehumasan serta berprestasi. Posisi Kota Tangerang yang strategis dengan adanya bandara dan sejumlah susukan jalan tol serta hasil diskusi-diskusi dengan Wali Kota Tangerang, itulah tiga alasan tercapainya janji gelaran AHI di Kota Tangerang," jelasnya.
Untuk itu, Asmono berharap event AHI sanggup mengubah dan membuka cara pandang para pemimpin tempat terhadap tugas dan fungsi humas pemerintah bagi tempat mereka.
Sekadar diketahui, Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019 yang dihadiri oleh manusia humas se-nusantara ini merupakan event yang kali pertama diselenggarakan oleh Humas Indonesia bab dari PR Indonesia Group. Acara yang mengusung tema "Sinergi Membangun Reputasi" ini bekerja sama dengan pemkot Tangerang. Agenda dimulai dengan sesi konferensi dan dibuka oleh founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan.
Belum ada Komentar untuk "Pimpinan Pesantren Di Gorontalo Diduga Cabuli 13 Santriwati"
Posting Komentar