Bj Habibie Dalam Ingatan Orang Gorontalo
Foto: Sekjen MUI, Anwar Abbas (Edo-detikcom)Jakarta -Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan tindakan pimpinan pesantren di Gorontalo yang diduga mencabuli 13 santriwatinya. Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyampaikan tindakan pimpinan ponpes itu pelanggaran besar terhadap agama.
"Pelanggaran besar terhadap anutan agama. Harus ditindak. Itu jikalau beliau suka sama suka artinya berzinah, jikalau yang perempuannya ndak suka berarti pemerkosaan, dua itu perbuatan yang sangat tercela. Polisi harus turun itu," ujar Anwar, kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).
"Gawatnya. Sangat menyesalkan kok ada praktek ibarat itu. Itu sudah urusan polisi dan harus segera ditindak secepatnya," kata Anwar.
MUI mengimbau kepada pimpinan pesantren untuk menciptakan peraturan yang lebih ketat terharap pengajar maupun santri-santrinya. Anwar menyayangkan ada tindakan tak terpuji di lingkungan pesantren.
"Yang namanya memperkosa zinah itu kan praktik tidak terpuji, melanggar agama dan meresahkan masyarakat. Pesantren harus buat aturan lebih ketat," jelasnya.
Sebelumnya, T alias Tam (52) warga Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango yang juga pemilik dan pemimpin pesantren di Desa Mustika Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Gorontalo ditahan polisi. Tam diduga melaksanakan pencabulan terhadap 13 santriwatinya.
Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu R Lahmudin menjelaskan dugaan kejahatan itu terjadi Minggu (18/7) lalu, sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, Tam yang merupakan pemilik pondok pesantren melihat beberapa santriwati ke luar dan kemudian lalang di depan kamar.Pelaku lantas memanggil para santriwati dan dikumpulkan.
"Sambil bertanya apakah para santri pernah dipegang-pegang oleh pacarnya? Tam pun memperagakannya dengan menyentuh badan para santriwati, khususnya di wilayah-wilayah terlarang. Aktivitas tersebut dilakukan Tam terhadap belasan santriwati yang dikumpulkan pada malam itu," terperinci Lahmudin Rabu (11/8/2019) di Polres Boalemo.
Belum ada Komentar untuk "Bj Habibie Dalam Ingatan Orang Gorontalo"
Posting Komentar